Home » Blog » Belajar Forex » Kelas Pemula » Analisis fundamental vs teknis

Analisis fundamental vs teknis

Ada beberapa topik yang memicu perdebatan tiada akhir dan menyebarkan perselisihan di antara trader. Apa yang harus dibeli – iPhone atau Android? TIm sepakbola mana yang harus didukung – Manchester United atau Liverpool? Anda mungkin memperhatikan bahwa tak ada jawaban yang jelas untuk pertanyaan tersebut. Seperti kata pepatah lama: selera itu berbeda. Setiap orang memiliki selera sendiri, atau orang tidak selalu menyukai hal yang sama. Oke, pepatah ini memiliki banyak variasi, sebaiknya kita membahas ke topik yang sebenarnya. Kami percaya setiap trader memiliki pendapat mereka sendiri tentang cara terbaik untuk menghasilkan profit di pasar keuangan. Analisis mana yang lebih baik: fundamental atau teknis?

Apa itu analisis trading?

Pertama, mari kita cari tahu apa arti analisis trading. Analisis trading adalah alat paling signifikan yang digunakan oleh trader untuk membuat keputusan investasi. Secara umum, analisis fundamental memberi tahu Anda apa yang harus ditradingkan, dan analisis teknis memberi tahu Anda kapan harus mentradingkan itu. Biasanya, proses trading terdiri dari tiga bagian: mempersiapkan, menempatkan dan memantau, dan menilai trading. Jelas, trader menggunakan sebagian besar analisis di bagian pertama. Sehingga, kesuksesan seorang trader sangat bergantung pada kualitas analisis yang dibuat. Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa trader harus mengandalkan analisis fundamental dan teknis, beberapa trader masih lebih memilih salah satunya. Mari kita bahas keduanya dan Anda akan tahu bahwa keduanya sama pentingnya!
Analisis teknis

Beberapa trader menganggap diri mereka sebagai “trader teknis”. Mereka mengandalkan pola pergerakan harga dan alat teknis dalam analisisnya, serta tidak terlalu memperhatikan arus berita ekonomi . Hal yang terpenting, menurut mereka, adalah harga mata uang/aset keuangan. Hal lainnya hanyalah gangguan.
Analisis teknis dalam trading forex dan saham

Analisis teknis sama untuk trading Forex dan saham. Trader biasanya membuka grafik dan mengikuti pergerakan harga untuk memprediksi ke mana harga akan bergerak selanjutnya. Trader sering kali menggunakan berbagai alat teknis untuk mengenali tren, menemukan pembalikan, dan mengidentifikasi pola grafik. Alat teknis ini didasarkan pada rumus matematika, tetapi trader tidak perlu khawatir karena ditampilkan secara visual yang mudah dipahami. Ketika trader memahami beberapa indikator teknis, dia dapat mulai membuat strategi investasinya sendiri! Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda dapat membaca buku analisis teknis kami.
Analisis Fundamental

Kelompok trader kedua tidak setuju dengan “penganut teknis” dan mendukung analisis pasar dengan cara fundamental. Mereka mengamati rilis ekonomi makro, memperhatikan berita untuk mengungkap arah pasar di masa mendatang – mereka adalah penganut analisis fundamental.

Kelompok pertama umumnya terdiri dari trader swing dan harian jangka pendek yang mengambil posisi dalam rentang hari, jam, menit, atau bahkan detik. Kelompok kedua lebih strategis; mereka suka menahan posisi dalam rentang hari, minggu, atau bahkan bulan. Mereka adalah orang yang tangguh, dengan karakter yang sangat kuat.
Analisis fundamental dalam trading forex dan saham

Analisis fundamental berbeda untuk trading forex dan saham. Ketika seseorang mentradingkan pasangan mata uang, dia mempertimbangkan dinamika indikator dan berita ekonomi, yang ada di kalender ekonomi. Ketika seseorang mentradingkan saham, dia mempertimbangkan laporan pendapatan, yang mengungkap bagaimana kinerja perusahaan di kuartal sebelumnya. Untuk mengetahui cara mentradingkan berita dan laporan pendapatan, baca artikel kami tentang “Analisis Fundamental dalam trading forex dan saham”. Perbandingan : analisis fundamental vs teknis

Analisis fundamental maupun teknis memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, jadi sebaiknya kombinasikan kedua metode ini. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan gambaran penuh atas apa yang terjadi di pasar. Saat trading harian, gunakan analisis teknis dulu untuk menentukan keadaan pasar, titik masuk dan keluar trading. Kemudian gunakan analisis fundamental untuk menyesuaikan strategi Anda dengan mempertimbangkan peristiwa di kalender ekonomi. Dalam trading jangka panjang, pertama tentukan tren dengan bantuan analisis fundamental, lalu cari titik masuk dan keluar menggunakan analisis teknis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *